DPRD Kotamobagu Desak Pengembalian Tiga Imam Masjid yang Diberhentikan Sepihak

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU – Polemik pemecatan sepihak tiga imam masjid di Kota Kotamobagu memanas hingga meja legislatif. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan yang digelar di Kantor DPRD Kotamobagu pada Senin (27/10/2025), dewan mendesak pemerintah kelurahan untuk segera membatalkan surat pemberhentian tersebut dan memulihkan kedudukan para imam.
RDP lintas komisi yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Ahmad Sabir ini mempertemukan Kemenag, Kesbangpol, perwakilan NU dan Muhammadiyah, serta lurah dan sangadi terkait. Fokus utama rapat adalah pemberhentian imam di Kelurahan Mogolaing dan Genggulang yang dinilai cacat prosedur.

Di hadapan forum, kedua lurah mengakui kesalahan fatal mereka: pemecatan dilakukan tanpa koordinasi dan musyawarah dengan tokoh agama serta jamaah setempat.

“Tindakan itu tidak sejalan dengan mekanisme dan regulasi yang ada,” tegas Ahmad Sabir. “Jabatan imam bukan sekadar posisi administratif, melainkan bentuk pengabdian dan amanah moral. Kami minta surat pemberhentian ditinjau kembali,” ujarnya.
Dianggap Zhalim, NU Sampaikan Enam Tuntutan
Nada keras juga dilontarkan Ketua Komisi III Agus Suprijanta, yang menyebut tindakan tersebut “sangat tidak bijak dan cenderung zhalim.”

“Jabatan imam itu jabatan pengabdian. Honornya kecil, tapi tanggung jawabnya besar. Memberhentikan tanpa alasan yang jelas, itu bentuk tindakan zhalim,” kata Agus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PC NU Kotamobagu, Nasrun Koto, turut membacakan enam poin tuntutan bersama, di antaranya:
menolak pemberhentian sepihak, meminta pengembalian jabatan imam, dan mendorong sosialisasi Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor DJ.II/802 Tahun 2014 sebagai payung hukum pengangkatan imam.
RDP yang berlangsung lebih dari dua jam itu berakhir dengan kesepakatan bulat: pemerintah kelurahan wajib meninjau ulang keputusan tersebut. Langkah ini diharapkan dapat meredam konflik dan memulihkan suasana keagamaan yang harmonis di Kotamobagu.(Adv)
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua PWI Kotamobagu Prihatin atas Kasus EY, Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98: Bupati Boltim Oskar Manoppo Tekankan Pentingnya Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati
Diduga Sebar Foto Tanpa Busana Saat Tagih Hutang, Cie Isty Diadukan Ke Polres Kotamobagu
Wabup Argo Sumaiku Hadiri Paripurna Penetapan Ranperda Pemilihan Sangadi Boltim
Latsar CPNS Boltim 2026 Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Integritas dan Pengabdian
Peringati HUT ke-81 RI Bupati Oskar Manoppo Bertindak Sebagai Inspektur Upacara
Bupati dan Wakil Bupati Boltim Hadiri Rapat Paripurna Istimewa Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden
Bupati Oskar Manopoo Lepas Gerak Jalan Pelajar Meriahkan HUT RI ke-81 RI di Boltim

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:30 WITA

Ketua PWI Kotamobagu Prihatin atas Kasus EY, Minta Semua Pihak Hormati Proses Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:27 WITA

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98: Bupati Boltim Oskar Manoppo Tekankan Pentingnya Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:19 WITA

Diduga Sebar Foto Tanpa Busana Saat Tagih Hutang, Cie Isty Diadukan Ke Polres Kotamobagu

Senin, 21 September 2026 - 20:40 WITA

Wabup Argo Sumaiku Hadiri Paripurna Penetapan Ranperda Pemilihan Sangadi Boltim

Senin, 14 September 2026 - 19:56 WITA

Latsar CPNS Boltim 2026 Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Integritas dan Pengabdian

Berita Terbaru

Berita Utama

Bupati Boltim Hadiri RUPS PT. Bank SulutGo

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:24 WITA