Bupati Risharyudi Tegas: Tidak Ada Toleransi bagi Pedagang Langgar HET Menjelang Ramadann

Selasa, 25 Februari 2025 - 15:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bupat Buol Risharyudi Triwibowo

bupat Buol Risharyudi Triwibowo

BUANATOTABUAN.CO,BUOL– Jelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Buol menunjukkan komitmen kuat dalam mengawasi harga bahan pokok. Mendukung kebijakan pemerintah pusat, pihak kabupaten siap bertindak tegas terhadap pengusaha yang menjual komoditas pangan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Menanggapi pernyataan tegas dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengenai sanksi penyegelan dan pembekuan izin bagi perusahaan pelanggar, Bupati Buol terpilih, Risharyudi Triwibowo, menyatakan keseriusannya dalam memastikan kepatuhan di wilayahnya.

“Terkait pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Pertanian, Pemerintah Kabupaten Buol akan melakukan pengawasan pasar secara berkala untuk menjaga ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan hingga masuk bulan Syawal atau Lebaran Idulfitri,” ujar Bupati Bowo, Rabu (24/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stabilitas harga pangan menjadi prioritas agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang tanpa dibebani kekhawatiran lonjakan harga. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Buol akan berkoordinasi erat dengan Satgas Pangan dan aparat penegak hukum dalam mengawasi distribusi serta memastikan ketersediaan stok komoditas penting seperti ayam, ikan, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, gula pasir, cabai, dan daging sapi dengan harga yang wajar.

Upaya pengawasan tidak hanya melalui pemantauan rutin, tetapi juga ditunjang dengan operasi pasar yang akan diintensifkan untuk membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Kami mengimbau seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha dan distributor, untuk mematuhi ketentuan ini demi kesejahteraan bersama,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah menegaskan sikap tanpa toleransi terhadap siapapun yang berusaha meraup keuntungan dengan menaikkan harga bahan pokok melebihi HET. Kebijakan tegas ini bertujuan mengendalikan inflasi pangan dan menjamin stabilitas harga selama bulan suci Ramadan dan Lebaran.

Pemerintah di tingkat pusat maupun daerah berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak spekulasi harga yang merugikan.

(***/Redaksi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Gelar Safari Ramadhan di Kabupaten Boltim
Bupati Oskar Manoppo Terima Kunjungan DPR RI, Infrastruktur Boltim Jadi Fokus Pembahasan
Pemda Boltim Dukung Digitalisasi Desa Lewat Seminar dan Workshop KKN UMMA
Upacara Hari Ibu dan Hari Bela Negara, Bupati Boltim Tegaskan Peran Strategis Perempuan
Hj. Erna Makalunsenge Resmi Jabat Plt Kepala SDN 1 Kotamobagu
Pemkot Kotamobagu Siapkan Kesiagaan Jelang Nataru Sesuai Arahan Mendagri
Pemkot Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2026 pada Rapat Paripurna DPRD Kotamobagu
Bupati Boltim Oskar Manoppo Kenker ke Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:47 WITA

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Gelar Safari Ramadhan di Kabupaten Boltim

Minggu, 8 Februari 2026 - 03:30 WITA

Bupati Oskar Manoppo Terima Kunjungan DPR RI, Infrastruktur Boltim Jadi Fokus Pembahasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:18 WITA

Pemda Boltim Dukung Digitalisasi Desa Lewat Seminar dan Workshop KKN UMMA

Senin, 22 Desember 2025 - 19:46 WITA

Upacara Hari Ibu dan Hari Bela Negara, Bupati Boltim Tegaskan Peran Strategis Perempuan

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:10 WITA

Hj. Erna Makalunsenge Resmi Jabat Plt Kepala SDN 1 Kotamobagu

Berita Terbaru

Advertorial

DPRD Boltim Tegaskan Utamakan Aspirasi Rakyat Jadi Poko Pikiran

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:12 WITA