Boltim, Buanatotabuan.co — Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo memimpin apel kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), bertempat dihalaman kantor Bupati, pada Senin (07/07).

Dalam sambutanya, Bupati Oskar tidak hanya menyoroti percepatan kerja teknokratis, namun juga menekankan pentingnya nilai-nilai etika birokrasi yang santun, adil, dan berintegritas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini fase krusial. Beberapa dokumen strategis seperti Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024, RKPD final, dan KUA-PPAS perubahan serta tahun anggaran 2026 harus segera dituntaskan.
Saya minta semua perangkat daerah fokus dan bekerja cepat,” tegasnya lantang di hadapan para pejabat, staf ahli, dan seluruh ASN Pemkab Boltim.
Tak hanya itu, Bupati juga menyoroti sistem pengelolaan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang menurutnya harus transparan dan berbasis kinerja. Ia menegaskan, tak ada ruang untuk manipulasi absensi.

“TKD hanya untuk yang benar-benar hadir dan bekerja. Sistem kita harus mencerminkan keadilan dan tanggung jawab,” ujarnya, menandaskan komitmennya terhadap birokrasi yang profesional dan objektif.
Bukan hanya bicara soal teknis birokrasi, Bupati juga membawa kabar menggembirakan: angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Boltim kini resmi berada di angka nol persen.
Hal ini berdasarkan verifikasi faktual di seluruh desa, dan dinilai sebagai capaian kolaboratif antar perangkat daerah berbasis data dan tindakan nyata.
Namun capaian itu tidak membuatnya lengah. Justru, Oskar mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari indikator angka, tapi juga dari perilaku dan sikap birokratnya.
“Jabatan dan pendidikan tinggi tak berarti jika tidak dibarengi etika. Mari saling menghormati dan menjaga bahasa serta perilaku di lingkungan kerja,” imbaunya.
Baca Juga : Camat Nuangan Pimpin Gotong Royong Massal, Warga dan PKK Kompak Turun Lapangan
Isu mutasi dan rotasi jabatan pun tak luput dari perhatiannya. Ia memastikan bahwa semua akan berjalan sesuai regulasi, tanpa intervensi eksternal.
“Yang berprestasi akan saya pertahankan, tak peduli latar belakangnya. Kita semua sama-sama bekerja untuk rakyat,” tutupnya.
Menariknya, apel pagi tersebut ditutup dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan: perayaan ulang tahun Wakil Bupati Argo V. Sumaiku. Ucapan selamat dan doa mengalir dari seluruh peserta apel, menambah rasa soliditas antar pimpinan dan staf birokrasi Boltim.
Momen itu mempertegas pesan Bupati: membangun daerah bukan hanya soal angka dan dokumen, tapi juga rasa saling percaya dan kebersamaan. (***)














