Boltim, Buanatotabuan.co — Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Argo V. Sumaiku, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TP3S), memaparkan arah dan kebijakan dalam percepatan penurunan stunting pada kegiatan Advokasi, Koordinasi, dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelompok Kerja Operasional Posyandu di Manado, Jumat (21/11).
Dalam paparannya, Argo menekankan pentingnya optimalisasi peran Posyandu, serta penguatan koordinasi lintas sektor sebagai kunci utama percepatan penurunan stunting di wilayah Boltim.
“Posyandu merupakan garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah stunting. Oleh karena itu, sinergi berbagai pihak sangat diperlukan agar target penurunan prevalensi stunting dapat tercapai,”ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah peserta dari Puskesmas, camat, PKK, dan mitra terkait yang terlibat dalam pengelolaan Posyandu dan Pustu pada transformasi layanan primer.
Baca Juga: Kontingen Boltim Siap Berprestasi, Dapat Dukungan Penuh dari Bupati Oskar Manoppo
Sesi diskusi berlangsung intens dengan pembahasan berbagai tantangan di lapangan serta strategi implementatif untuk memastikan keberlanjutan program pencegahan stunting.
Acara juga dihadiri oleh Melchy Williams Tampinongkal selaku PJ. Takelmas Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi.
Upaya percepatan penurunan stunting ini menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui intervensi sejak dini. ***














