DP3A Kotamobagu Perkuat Perlindungan Lewat Pelatihan Manajemen Kasus

Kamis, 20 November 2025 - 19:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTAMOBAGU- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kotamobagu mengadakan Pelatihan Manajemen Kasus bagi lembaga penyedia layanan perlindungan perempuan dan anak. Kegiatan berlangsung pada 19–20 November 2025 di Hotel Sutan Raja Kotamobagu.

Saat membuka kegiatan, Kepala DP3A Kotamobagu, Sarida Mokoginta, menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius yang memerlukan penanganan menyeluruh.

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan data Simfoni PPA Kementerian PPPA, sejak 1 Januari hingga 18 November 2025 tercatat 23.844 perempuan menjadi korban kekerasan, sementara korban kekerasan terhadap anak mencapai 5.930 kasus, dengan mayoritas korban merupakan anak di bawah umur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tingkat daerah, Sarida menyebutkan bahwa data BKJPPA Kota Kotamobagu menunjukkan adanya 109 laporan kekerasan yang ditangani sejak Januari hingga Oktober 2025. Dari jumlah tersebut, 57 korban merupakan anak dan 20 merupakan perempuan.

Menurutnya, tingginya angka tersebut menggambarkan besarnya dampak kekerasan terhadap korban, baik secara fisik, psikologis, sosial, maupun masa depan mereka.

Ia menekankan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang dapat menimbulkan trauma jangka panjang bagi keluarga dan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa kekerasan dapat terjadi di berbagai lingkungan, mulai dari rumah, sekolah, hingga komunitas, dengan beragam bentuk seperti kekerasan fisik, psikis, seksual, hingga ekonomi.

Banyak korban, katanya, mengalami kendala untuk keluar dari situasi berbahaya karena ancaman pelaku, tekanan ekonomi, hingga stigma sosial.

Meski pemerintah telah menyediakan berbagai layanan dan regulasi, tantangan seperti minimnya kesadaran masyarakat, lemahnya penegakan hukum, dan keterbatasan sumber daya masih menghambat penanganan secara optimal.

Sarida juga menyampaikan empat langkah strategis yang perlu diperkuat:

1. Mendorong perubahan norma sosial dan budaya yang masih menoleransi kekerasan.

2. Meningkatkan kualitas layanan bagi korban, mulai dari layanan kesehatan, pendampingan psikologis, hingga bantuan hukum.

3. Memperkuat kerja sama lintas sektor untuk mempercepat pencegahan dan penanganan kasus.

4. Memberdayakan perempuan dan anak agar lebih mampu melindungi diri dan lingkungan sekitarnya.

Ia berharap pelatihan ini dapat memperkuat jejaring antar lembaga sehingga koordinasi dan penanganan kasus kekerasan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.

Dan kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan TNI dari Subdenpom, Kasi Pidum Kejari Kotamobagu Ariel Pasangkin, KBO Reskrim IPDA Irwan Pakaya, serta unsur terkait lainnya. *

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80 Kapolres Kotamoabgu Cup Motabi 2026 Resmi Dibuka
Bentuk Kepedulian Sosial Polres Kotamobagu Kurbankan 13 Ekor Sapi Dalam Perayaan Idul Adha 1447 H
Pringatan Kenaikan Yesus Kristus, Polres Kotamobagu Pastikan Ibadah Berjalan Aman
Di Tengah Duka, Da’i Polri Hadir Menyatukan Doa dan Persaudaraan
Strong Point Pagi Hari, Polisi Hadir Sebelum Kota Terbangun
Tak Ada Ruang untuk Lalai, Propam Polres Kotamobagu Tegakkan Disiplin Sejak Apel Pagi
Jalanan Kota Sudah Sepi, Namun Masih Ada Entitas yang Menjaga Masyarakat Hingga Pagi
Respon Cepat, Polsek Passi dan BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur AKD Desa Lobong
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WITA

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80 Kapolres Kotamoabgu Cup Motabi 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:40 WITA

Bentuk Kepedulian Sosial Polres Kotamobagu Kurbankan 13 Ekor Sapi Dalam Perayaan Idul Adha 1447 H

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:46 WITA

Pringatan Kenaikan Yesus Kristus, Polres Kotamobagu Pastikan Ibadah Berjalan Aman

Senin, 11 Mei 2026 - 22:08 WITA

Di Tengah Duka, Da’i Polri Hadir Menyatukan Doa dan Persaudaraan

Senin, 11 Mei 2026 - 21:08 WITA

Strong Point Pagi Hari, Polisi Hadir Sebelum Kota Terbangun

Berita Terbaru

Berita Utama

Pemkab Boltim Sambut Baik Dua Ranperda Inisiatif DPRD

Selasa, 9 Jun 2026 - 09:45 WITA

Berita Utama

Bupati Oskar Manoppo Kukuhkan dan Lantik 405 Anggota BPD Boltim

Selasa, 9 Jun 2026 - 09:38 WITA