Boltim, Buanatotabuan.co — Mewakili Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima melakukan pertemuan dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap sekaligus Ketua Satgas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Dr. Ir. Ridwan Mulyana, M.T., di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rabu (29/4/2026).
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan Pemerintah Kabupaten Boltim terkait pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Dalam pertemuan itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap memberikan respons positif dan menyatakan kesiapan untuk mengakomodir usulan tersebut pada tahun 2026.
Namun demikian, realisasi program tersebut mensyaratkan Pemerintah Kabupaten Boltim untuk melengkapi readiness criteria yang telah ditetapkan sesuai dengan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK). Selain itu, terdapat sejumlah komitmen yang harus dipenuhi, terutama terkait penyiapan lahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari enam desa yang diusulkan, direncanakan akan ditetapkan dua desa sebagai KNMP tipe HUB dan empat desa sebagai kawasan penyangga. Program ini dinilai menjadi peluang strategis bagi Pemerintah Kabupaten Boltim di tengah kondisi efisiensi anggaran, sekaligus sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Adapun enam desa yang masuk dalam daftar usulan KNMP yakni Desa Buyat Tengah, Desa Motongkad Selatan, Desa Jiko, Desa Iyok, Desa Loyow, dan Desa Matabulu Timur.
Sementara itu, penetapan desa yang akan menjadi HUB maupun penyangga masih dalam tahap verifikasi oleh pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Harris P. Sumanta, dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Yanto Modeong.***














