Boltim, Buanatotabuan.co — Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo, memimpin rapat pembahasan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Tahun 2026, bertempat diruang rapat kantor Bupati Tutuyan, pada Senin (01/09).

Wakil Bupati Argo V. Sumaiku turut hadir mendampingi Bupati, bersama Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, para Kepala OPD, serta staf ahli bupati. Kehadiran lengkap jajaran pemangku kepentingan menunjukkan betapa pentingnya agenda ini bagi arah pembangunan Boltim ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir sebagai narasumber utama, Ahmad Nasarudin selaku Konsultan Bappenas, didampingi oleh Frigit Setyawan sebagai PIC lapangan serta Arlis sebagai tenaga fasilitator. Dalam pemaparannya, Ahmad membeberkan secara gamblang mekanisme DAK Tematik, bahkan mencontohkan pengalaman Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang membutuhkan hampir dua tahun hingga prosesnya terealisasi.
Tidak hanya memaparkan teori, Ahmad juga menyodorkan masukan strategis agar Pemkab Boltim bisa melangkah lebih sigap, sejalan dengan semangat besar yang kini digaungkan: Boltim Bangkit!
Apresiasi dan Tekad Bupati
Menutup jalannya rapat, Bupati Oskar memberikan apresiasi hangat kepada narasumber dari Bappenas sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah.
“Terima kasih kepada Pak Anas selaku konsultan Bappenas. Menjadi catatan bagi kita semua bahwa ternyata Bolsel juga butuh waktu hampir dua tahun dalam proses DAK Tematik. Insyaallah apa yang disampaikan Pak Anas dalam pembahasan tadi dapat dipersiapkan oleh SKPD terkait, baik regulasi, aturan, maupun data dan segala hal yang dibutuhkan. Boltim juga siap berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui pendampingan bersama Pak Anas. Harapannya, Boltim bisa mendapatkan kucuran dana dari pusat dengan dasar bahwa seluruh regulasi serta aturan sudah dipersiapkan secara matang,” ujar Bupati.

Langkah Nyata Menuju Program Nasional
Rapat ini tidak sekadar formalitas, melainkan langkah nyata Pemkab Boltim memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat. Fokusnya jelas: memastikan regulasi, data, dan instrumen pendukung benar-benar siap, sehingga program strategis nasional, khususnya DAK Tematik, bisa diraih demi percepatan pembangunan daerah.
Dengan arah yang semakin jelas, rapat ini menjadi tonggak awal bahwa Boltim tidak hanya siap menyambut peluang, tetapi juga siap melaju lebih cepat, lebih matang, dan lebih kokoh menuju masa depan.
Boltim Bangkit bukan sekadar slogan, tapi tekad yang sedang diwujudkan satu langkah nyata demi langkah lainnya.***














