Boltim, Buanatotabuan.co — Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo, melantik tiga Penjabat (Pj) Sangadi diwilayah pemerintahan kabupaten Boltim, bertempat di Aula Kantor Bupati, Jumaat (04/07).

Adapun tiga pejabat yang resmi dilantik untuk mengemban tugas di tingkat desa adalah:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Reifana Tampoy sebagai Pj Sangadi Bulawan
2. Firli Moko sebagai Pj Sangadi Bulawan Dua
3. Novie Mokoagow sebagai Pj Sangadi Idumun
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa pelantikan ini bukan semata pengisian jabatan struktural, melainkan perwujudan kepercayaan publik yang harus dijalankan dengan integritas dan komitmen tinggi.

“Tugas sebagai Sangadi adalah amanah rakyat. Ia menuntut pengabdian, kedisiplinan, dan keberanian untuk menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat,” tegas Bupati Oskar.
Beliau menyampaikan enam prioritas utama yang harus segera dilakukan oleh para Pj Sangadi:
Membenahi administrasi pemerintahan desa secara tertib dan akuntabel
Menata pengelolaan keuangan desa dengan transparansi
Menyelesaikan penetapan batas desa sesuai ketentuan peraturan
Membangun sinergi antara pemerintahan dan masyarakat
Meningkatkan pelayanan publik serta menjaga stabilitas sosial
Merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa diskriminasi
Lebih jauh, Bupati mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang terbuka terhadap masukan dan kritik.
“Jangan anggap kritik sebagai serangan pribadi. Jadikan itu sebagai cermin untuk tumbuh menjadi pemimpin yang tangguh, bijak, dan adaptif,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Hendra Tangel, para pimpinan OPD, serta camat se-Kabupaten Boltim.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyerukan semangat kolektif untuk mendukung para pejabat Sangadi dalam mengemban tugas mulia membangun desa.

“Mari kita kawal pembangunan desa dengan semangat gotong royong. Karena dari desa yang kuat, akan lahir daerah yang tangguh dan sejahtera,” tutupnya.
Pelantikan ini menjadi bagian dari strategi reformasi pemerintahan di Boltim yang menitikberatkan pada profesionalisme aparatur dan partisipasi masyarakat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.***














