Ini Penjelasan Pihak RSUD Kotamobagu Terkait MDnya Pasien Caesar

Jumat, 8 Agustus 2025 - 19:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotamobagu, Buanatotabuan.co — Kasus meninggalnya seorang pasien ibu hamil di RSUD Kotamobagu menjadi sorotan publik dan memicu beragam spekulasi di media sosial. Menanggapi hal tersebut, pihak rumah sakit mengadakan konferensi pers untuk memberikan klarifikasi.

Dokter spesialis kandungan yang menangani pasien, dr. Tarti Manoppo, M.Kes, SpOG, menegaskan bahwa keputusan terkait metode persalinan, baik normal maupun operasi caesar, telah sepenuhnya diserahkan kepada keluarga.

Apa yang Terjadi?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasien berusia 37 tahun dengan riwayat hipertensi datang ke RSUD Kotamobagu pada hari Minggu, 6 Agustus 2025. Menurut dr. Tarti, kondisi pasien tergolong kehamilan risiko tinggi (high risk pregnancy) karena usia dan riwayat penyakitnya.

“Saya sampaikan ke pasien bahwa persalinan dengan cara caesar memiliki risiko, seperti pendarahan, atau karena riwayat darah tinggi si ibu, bisa terjadi kematian di meja operasi. Itu semua sudah dijelaskan saat pasien periksa kehamilan di tempat praktik saya,” terang dr. Tarti.

Saat itu, pasien dan keluarga meminta waktu untuk berunding, sehingga tidak ada surat pengantar operasi yang diberikan.

Kapan dan Bagaimana Pasien Masuk RS?

Pasien masuk pada hari Minggu siang, 6 Agustus 2025, tanpa surat pengantar dari dokter. Ia hanya membawa hasil USG. Meskipun demikian, pihak keluarga tetap memberikan persetujuan untuk operasi. Dr. Tarti menekankan bahwa pasien memiliki waktu satu hari untuk berdiskusi dengan keluarga sebelum operasi dilakukan pada keesokan harinya, Senin, 7 Agustus 2025.

Proses operasi caesar berjalan lancar pada awalnya. Bayi berhasil dilahirkan dan berjenis kelamin perempuan. Namun, masalah terjadi di tahap akhir operasi.

Mengapa Pasien Meninggal?

Menurut dr. Tarti, pasien mengalami henti jantung secara tiba-tiba saat ia sedang menjahit bagian kulit luar dan melakukan prosedur sterilisasi sesuai permintaan pasien. “Saya berwajib tetap selesaikan tugas saya dan tidak ada pendarahan sama sekali,” jelasnya.

Setelah henti jantung, pasien langsung dipindahkan ke ICU, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Kotamobagu, dr. Angel Yecylia, menambahkan bahwa kondisi henti jantung tidak bisa diprediksi. Ia juga meluruskan isu terkait tidak adanya rujukan ke rumah sakit lain.

Pihak RSUD telah berupaya maksimal untuk merujuk pasien, namun seluruh rumah sakit rujukan di Manado saat itu dalam kondisi penuh.

Pihak RSUD Kotamobagu, bersama dr. Tarti Manoppo, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga pasien.

Mereka berharap masyarakat tidak mudah termakan isu miring dan memahami bahwa seluruh prosedur medis telah dilakukan sesuai standar, mengingat kondisi pasien memang masuk dalam kategori kehamilan risiko tinggi.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Gelar Safari Ramadhan di Kabupaten Boltim
Bupati Oskar Manoppo Terima Kunjungan DPR RI, Infrastruktur Boltim Jadi Fokus Pembahasan
Pemda Boltim Dukung Digitalisasi Desa Lewat Seminar dan Workshop KKN UMMA
Upacara Hari Ibu dan Hari Bela Negara, Bupati Boltim Tegaskan Peran Strategis Perempuan
Hj. Erna Makalunsenge Resmi Jabat Plt Kepala SDN 1 Kotamobagu
Pemkot Kotamobagu Siapkan Kesiagaan Jelang Nataru Sesuai Arahan Mendagri
Pemkot Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2026 pada Rapat Paripurna DPRD Kotamobagu
Bupati Boltim Oskar Manoppo Kenker ke Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:47 WITA

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Gelar Safari Ramadhan di Kabupaten Boltim

Minggu, 8 Februari 2026 - 03:30 WITA

Bupati Oskar Manoppo Terima Kunjungan DPR RI, Infrastruktur Boltim Jadi Fokus Pembahasan

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:18 WITA

Pemda Boltim Dukung Digitalisasi Desa Lewat Seminar dan Workshop KKN UMMA

Senin, 22 Desember 2025 - 19:46 WITA

Upacara Hari Ibu dan Hari Bela Negara, Bupati Boltim Tegaskan Peran Strategis Perempuan

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:10 WITA

Hj. Erna Makalunsenge Resmi Jabat Plt Kepala SDN 1 Kotamobagu

Berita Terbaru

Advertorial

DPRD Boltim Tegaskan Utamakan Aspirasi Rakyat Jadi Poko Pikiran

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:12 WITA