Program 100 Doktor, Pemkot Kotamobagu Gandeng UMM dan Mitra Strategis Nasional

Selasa, 15 Juli 2025 - 20:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotamobagu, Buanatotabuan.co — Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu terus menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul, ilmiah, dan berdaya saing global melalui implementasi Program 100 Doktor Kota Kotamobagu. Salah satu langkah nyata dari program strategis ini adalah penyelenggaraan Sosialisasi Program Magister (S2) dan Doktoral (S3) dari Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM),yang bertempat di Aula Rumah Dinas Walikota Kota Kotamobagu, Senin (14/7).

kegiatan Sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Asisten I, Asisten II, Asisten III Pemerintah Kota Kotamobagu, serta diikuti oleh seluruh pimpinan OPD, para Kepala Bagian, Camat, Lurah, Sangadi, Dosen dari berbagai Perguruan tinggi di Kota Kotamobagu dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Utara, serta Tokoh Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Asisten III Pemerintah Kota Kotamobagu, Mochamad Agung Adati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari langkah Pemerintah Kota Kotamobagu dalam mewujudkan visi pembangunan jangka panjang berbasis inovasi, riset, dan kebudayaan lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kami mengundang Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Muhammadiyah Manado (UMMA) dalam rangka sosialisasi Program Strata Dua dan Program Doktoral. Khusus untuk program Doktoral, Pemerintah Kota Kotamobagu memiliki program strategis 100 Doktor, yang merupakan program unggulan dari Wali Kota, Wenny Gaib dan Wakil Wali Kota, Rendy Virgiawan Mangkat,” ucap Agung.

Ia menegaskan bahwa program ini terbuka bagi ASN, Dosen, Guru, dan Masyarakat umum yang ingin melanjutkan studi ke jenjang Doktoral. Hal ini merupakan bagian dari strategi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan sejalan dengan semangat Kota Kotamobagu BERSAHABAT (Berkemajuan, Sejahtera, Berbudaya, dan Inovatif).

program ini tidak sepenuhnya dibebankan pada APBD. Pemerintah akan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk kampus mitra, BUMN, perusahaan swasta, serta memanfaatkan peluang beasiswa dari Kementerian dan lembaga riset Nasional.

Sementara, Syarif Rakhmat Mokoginta, selaku Tim Pengkaji Kebijakan Daerah (TPKD) Kota Kotamobagu menjelaskan bahwa program ini dirancang berbasis Kemitraan Strategis dalam pendanaan.

“Skema program tidak mengandalkan pembiayaan penuh dari Pemerintah Daerah, melainkan bersifat kolaboratif. Pemerintah Kota Kotamobagu akan memfasilitasi Klinik Persiapan Beasiswa Doktoral, pelatihan academic writing, serta pendampingan penyusunan proposal riset berbasis kebutuhan lokal,” ujar Syarif.

Mitra strategis dalam program ini mencakup UMM, BRIN, LPDP, Dikti, Bappenas, BSKAP, serta CSR dari BUMN dan sektor swasta, Perguruan Tinggi yang memiliki program beasiswa seperti UMM dan kampus-kampus Nahdlatul Ulama, serta CSR dari BUMN dan swasta lokal.

Sebagai tindak lanjut kegiatan ini, akan segera dilaksanakan penandatanganan MoU antara Pemkot Kotamobagu dan Universitas Muhammadiyah Malang, penyelenggaraan Klinik Persiapan Beasiswa Doktoral, Workshop Pengembangan Proposal Riset Daerah sebagai Pembangunan Berbasis Data dan Kearifan Lokal. Serta penguatan jejaring beasiswa lintas Kementerian, Lembaga riset, perguruan tinggi, dan CSR.

Program ini menyasar ASN di bidang strategis, Dosen, Guru, serta Masyarakat umum yang memiliki komitmen terhadap pembangunan lokal berbasis budaya dan teknologi tepat guna.
Program 100 Doktor adalah komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam membangun generasi unggul, ilmiah, dan berdaya saing global, namun tetap berakar kuat pada inovasi dan Budaya lokal.

“Melalui sinergi dengan Perguruan tinggi terbaik dan lembaga strategis Nasional, kita membangun masa depan Kota Kotamobagu yang cerdas, mandiri, dan berkelanjutan,” ungkapnya
Hal senada disampaikan, Siti Hadija Junaidi, yang juga dari TPKD Kota Kotamobagu, Ia mengungkapkan bahwa telah dilakukan penjajakan kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Pada Rabu, 9 Juli 2025, kami bersama Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbangda, Liskawati Mokodompit, melakukan diskusi daring dengan Dr. Herie Saksono, M.Si dari BRIN guna mendukung hibah riset berbasis daerah dalam mendukung program 100 Doktor ini,” tandasnya. ***

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Kotamobagu Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2026, Serta Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba
Keluarga Besar Polres Kotamobagu Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan
Kapolres Kotamobagu Resmikan Jembatan MOTABI di Kelurahan Biga
Kapolres Kotamobagu Pastikan Jembatan MOTABI di Kelurahan Biga Rampung di Bulan Ramadhan
Kajari Kotamobagu: Kita Sita Barang Bukti agar Tidak Hilang Dalam Proses Penyidikan
Kejari Kotamobagu, Saptono SH Hadiri Upacara HUT Kota Kotamobagu Ke-116
Kejati Sulut Kunjungan Kerja di Kejari Kotamobagu
Kotamobagu Raih Delapan Penghargaan di Anugerah Mapalus Pendidikan 2025
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:06 WITA

Polres Kotamobagu Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Samrat 2026, Serta Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:12 WITA

Keluarga Besar Polres Kotamobagu Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:01 WITA

Kapolres Kotamobagu Resmikan Jembatan MOTABI di Kelurahan Biga

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:02 WITA

Kapolres Kotamobagu Pastikan Jembatan MOTABI di Kelurahan Biga Rampung di Bulan Ramadhan

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:07 WITA

Kajari Kotamobagu: Kita Sita Barang Bukti agar Tidak Hilang Dalam Proses Penyidikan

Berita Terbaru

Advertorial

DPRD Boltim Tegaskan Utamakan Aspirasi Rakyat Jadi Poko Pikiran

Kamis, 12 Mar 2026 - 21:12 WITA