Boltim, Buanatotabuan.co — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dengan khidmat di Lapangan Kantor Bupati, Selasa (22/7/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo, S.E., M.M., yang bertindak sebagai inspektur upacara.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Peringatan hari jadi daerah itu turut dihadiri Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, pimpinan dan anggota DPRD Boltim, unsur Forkopimda, Wakil Bupati Boltara, Wakil Bupati Guhanga, Ketua TP-PKK Boltim Ny. Rosita Pobela, S.E., M.Si., Staf Ahli I TP-PKK Ny. Lucia K. Mokoginta, Amd.Kep., Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P., unsur TNI dan Polri, Ketua KPU, Bawaslu, pimpinan organisasi, para staf khusus Bupati, serta jajaran aparatur sipil negara.
Dalam amanatnya, Bupati menegaskan hari jadi ini adalah momentum untuk Merumuskan harapan dan arah masa depan.
“Hari jadi daerah bukan sekadar penanda bertambahnya usia. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk mengenang sejarah perjuangan, mengevaluasi langkah yang telah kita tempuh, dan merumuskan harapan yang akan kita perjuangkan bersama,” ujar Bupati
Ia juga mengatakan pembangunan daerah harus dilakukan secara kolaboratif melalui kebersamaan, sinergi, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Melangkah bersama, bekerja, berkarya untuk Boltim Bangkit adalah ajakan kepada kita semua bahwa membangun daerah tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kebersamaan, sinergi, dan partisipasi seluruh masyarakat,”
Bupati menambahkan, lima tahun ke depan harus menjadi fase lompatan kemajuan bagi Boltim.
“Pembangunan lima tahun ke depan harus menjadi lompatan kemajuan. Kita tidak hanya membangun jalan dan gedung, tetapi juga membangun manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan berkarakter. Kita tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke desa-desa,”
Pada bagian akhir sambutannya, Bupati mengatakan setiap kemajuan, hanya dapat dicapai melalui kerja keras, kebersamaan, dan doa seluruh masyarakat.
“Perjalanan delapan belas tahun ini telah memberikan banyak pelajaran bahwa setiap kemajuan hanya dapat diraih melalui kerja keras, kebersamaan, dan doa seluruh masyarakat,” ***














